Penghargaan Utama SDGs Dari Kemendes PDTT Untuk Desa Yang Selesaikan Pendataan Tepat Waktu

Pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini untuk memberi apresiasi kepada pelaku percepatan pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) seluruh Indonesia di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (06/06/2021).

Karena itu, Menteri Desa Perumahan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memberi penghargaan kepada Kepala Desa (Kades), Pendamping Lokal Desa dan Camat yang berperan aktif dalam pendataan SDGs di wilayah Sidoarjo.

Lebih jauh, Gus Halim menjelaskan data itu diambil Kementerian berdasar dua survei yang dilaksanakan yakni survei keluarga dan survei individu. Dari dua hasil yang dikemukakan ini, survei ini berbasis hasil dari sensus Tahun 2020 yakni keluarga warga desa se Indonesia berjumlah 118 juta jiwa.

“Untuk desa-desa yang menyelesaikan sebelum 1 juli 2021 tetap diberi apresiasi (penghargaan). Kalau sekarang, kami memberi penghargaan utama. Nanti yang selesai sebelum 1 Juli akan diberi penghargaan madya, memang dibawahnya tetap diberi apresiasi,” imbuh Gus Menteri.

Senada Gus Halim, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menegaskan pembangunan terbaik pembangunan yang dibangun dari hal terbawah yakni Desa.

“Benar kata Gus Menteri, pembangunan ini lebih bagus dan baik ketika dimulai dari titik terbawah desa. Termasuk yang menajdi tujuan hari ini adalah data. Karena ahlinya masyarakat adalah desa. Sehingga semua harus dimulai dari desa, termasuk salah satunya di bidang ekonomi yakni tumbuhnya Bumdes yang ada di Sidoarjo,” tegasnya.

Sementara dalam kesempatan ini Kepala Desa yang mendapatkan penghargaan diantaranya Kepala Desa Bakungtemenggungan dan Kades Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo. Kemudian Desa Keper, Kecamatan Krembung, Desa Terungwetan, Kecamatan Krian, Desa Bendotretek dan Desa Gedangrowo, Simogirang dan Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Desa Janti, Klantingsari dan Desa Segodobancang Kecamatan Tarik serta Desa Jimbaranwetan, Popoh, Sawocangkring dan Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu.

Sedangkan untuk Pendamping Lokal Desa ada Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo atas nama Ahmadun Syirot, Desa Bendotretek Kecamatan Prambon Erna Setiyana dan Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Lailis Ayu Nurcahyani.

Sementara untuk Camat yang mendapatkan penghargaan Plt Camat Balongbendo Ahmad Farkhan Jazuli, Camat Krembung, Abdul Muid, Plt Camat Krian, Probo Agus Sunarno, Camat Prambon Rony Yuliano Warso, Camat Tarik Iswadi Pribadi dan Plt Camat Wonoayu, Gundari. 

Kunjungan Kerja DPRD & DPMD Kabupaten Maros ke Wisata Kampung Kelengkeng Desa Simoketawang Kec. Wonoayu Kab. Sidoarjo

Rabu 16 Desember Tahun 2020

Desa Simoketawang menerimah tamu dari Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Para Tamu ini berasal dari beberapa unsur yang berbeda diantaranya: 1.Ketua DPRD Kabupaten Maros & beberapa ketua komisi 2. Dari DPMD kabupaten Maros . Beliau berkunjung Ke Simoketawang ini dalam rangka kunjungan kerja untuk melihat secara langsung bagaimana Desa Simoketawang bisa mengembangkan Bumdes Simo Djojo Makmur. Dari sinilah Kepala Desa Simoketawang memberikan beberapa gambaran bagaimana Desa Simoketawang ini dapat memiliki Bumdes dan beberapa unit usaha yang dimiliki oleh Bumdes Simoketawang terutama dengan Wista Kampung Kelengkengnya dan Olahan Makanan Kue dan Minuman yang berbahan dasar kelengkeng. Betapa takjubnya para tamu ini ketika diberikan paparan materi oleh Pemerintah Desa Simoketawang dan Direktur Bumdes. Para tamuh merasa sangat bangga hadir di Desa Simoketawang yang memiliki luas wilayah yang hanya 90 Ha ini bisa menggali potensi yang dimilikinya.